|
Pemenang Lomba Essay untuk Pelajar dan Mahasiswa |
|
|
Pemenang Lomba Essay untuk Pelajar dan Mahasiswa “LESTARIKAN ORANGUTAN DAN HABITATNYA UNTUK KEHIDUPAN”
Untuk tingkat Mahasiswa
Juara Pertama. FIKAR Damai S. Gea, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kristen (UKI) Jakarta.
Juara Kedua DELI GUSMIATI, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia/FBS-Universitas Negeri Medan (UNIMED) Sumatera Utara.
Juara Ketiga ENDANG KURNIA,Mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat.
Juara untuk tingkat Pelajar
Juara Pertama ADHIAH JULIARTI HARAHAP, pelajar SMA Negeri 2, Kota Bengkulu, Propinsi Bengkulu, kelas XII IPA B
Juara Kedua GENJAR SETYAWAN CAHYOAJI SMA PGRI 1 Bekasi , Jawa Barat,
Juara Ketiga ANGGUN IKE MARISYAH Pelajar SMA Negeri 1 Kabupaten, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Kelas XII IPS 1
NB: Waktu penyerahan hadiah akan diberitahukan kemudian ke alamat pemenang. Diperkirakan pada awal Februari 2009 di Jakarta. Transportasi dan akomodasi ditanggung OUREI Indonesia
|
|
|
Mengapa Orang Utan |
|
|
Orangutan merupakan satu-satunya kera besar yang hidup di pohon. Orangutan mempunyai ciri rambutnya yang berwarna coklat kemerahan, tidak berekor, serta hanya terdapat di benua Asia. Selain itu, secara genetik orangutan memiliki kemiripan dengan manusia (97,4 %). Di Indonesia, orangutan terdapat di Pulau Sumatera (Pongo Abeli) dan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang keberadaannya hingga kini semakin berkurang. |
|
Selanjutnya...
|
|
Dianggap Hama Sawit, Orangutan Kian Terancam |
|
|
JAKARTA, RABU - Perluasan lahan perkebunan sawit di Kalimantan Tengah telah menjadi ancaman serius bagi populasi orangutan di Tanah Air. Tak hanya habitat asli primata itu yang makin tergusur, orangutan pun dianggap hama sehingga kematiannya bukan hanya karena kelaparan, tapi juga akibat diburu dan dibunuh karyawan perkebunan. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Hutan untuk Pelepasan Orang Utan Sulit Didapat |
|
|
Laporan Wartawan Kompas, Ambrosius Harto SAMARINDA, KAMIS - Penyelamatan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) terancam sebab hutan kian habis akibat dirusak dan dijadikan perkebunan. Lembaga penyelamat satwa liar dan Pemerintah sulit mendapat hutan untuk pelepasan orangutan seusai dirawat di pusat rehabilitasi. |
|
Selanjutnya...
|
|
90 Persen Bencana Terkait Perubahan Iklim |
|
|
GENEVA, RABU - Pada dekade terakhir ini, 90 persen bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia terkait dengan perubahan iklim. Peran media menjadi sangat penting dalam menunjang edukasi untuk membuat langkah adaptasi dan mitigasi mengurangi dampak perubahan iklim tersebut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 4 |